Showing posts with label kisah islami. Show all posts
Showing posts with label kisah islami. Show all posts

Kisah Robiah Adawiah Hendak Naik Haji

Assalamu alaikum sobat ....
cerita waliKisah robiah Adawiah . Siapa sih yang gak kenal Robi'ah Adawiah ? beliau adalah seorang wali Allah dari Golongan Kaum Hawa . Alkisah pada saat beliau hendak melakukan ibadah haji maka ada seorang sahabatnya yang menawarkanuang sebagai perbekalan untuk melaksanakan haji dan umroh . dengan tegas beliu menanggapi " kamu 
mengambil Uang dari kantong . dan saya mengambil  unag dari yang goib , bismillahirrohmanirrohim ( sambil mengayunkan tangannya ) langsung seketika kepingan uang dirham ada ditangan " Robiah adawiah . sekian

 Moga cerita tentang karomah aulia ini manfaat dan memoivasi kita hidup solehah amin , Menurut sebagian riwayat Robiah Adawiah Menunaikan Solat sunat dalam semalam sebanyak 500 rokaat apakah kita mampu seperti ini ? semoga setengahnya bisa .

Rela Dipoligami Jasad Seorang Istri Utuh dalam Kubur

Salah kisah Jasad yang Utuh
Alkisah Umi munwwaroh adalah salah seoarng ibu rumah tangga tergolong biasa artinya bukan seorang ustazah namun beliau adalah ahli puasa dan solat , beliau tidak pernah meninggalkan kewajiban ini dan bilapun tertinggal ia koqo / tambal semuanya.
Ummi munwwaroh sangat patu dan sabar bersuami sehingga rumahtangganya bersama suaminya tergolong adem , mereka telah menjalin cinta dalam rumah tangga puluhan tahun hingga mereka sudah punya cucu .

Umi Munnwaroh sudah berumur 45 tahun di usia ini suaminya memutuskan poligami dengan tetangga mereka yang labih muda dengan umi munnawaroh . dengan rasa sedih dan tak bisa menantang karena takut hukum Allah maka ia merelakan semuanya dengan lapang dada dan mempersiapkan diri agar lebih matang lagi bila suatu ketika cinta suaminya tidak adil terhadpanya yang tua .

Setelah pernikahan di bawah tangan dilakukan anak-anak Umi berdatangan denagan niat menggugat ayah mereka yang kini mempoligami ibu nya . 
Mengetahui maksud ketadangan para buah hatinya ia langsung menasiahati mereka agar membatalkan niat untuk angkat bicara ke Abi mereka dengan nada yang sayang dan bijak Umi munawwaroh berpsan  " Secara naluri siapa sih yang rela hatinya di duakan ? tetapi ini bukan keinganan melainkan ini nasib kodrat hidup yang telah dituliskan di alam ajali dulu . hidup ini hanya menjalani yang menentukan perjalanan adalah ilahi robbi . jangan kalian musuhi ayah kalian yang membiayai mu dari kecil sampai kalian bisa gagah seperti ini , apalagi memarahinya itu disebut durhaka dan yang durhaka  akan masuk neraka . kalian sayang sama Umi dan kesayangan kepada ku tidak harus membenci abi  aku tahu kalian sedi tapi akulah yang labih sedih dalam peristiwa ini  "

Anak-anak umi mudawaroh diam seribu bahasa mendengar respon uminya dan mereka ndak jadi mendatangi abi mereka .

Umi munwwaroh tidak berubah pelayanannya kepada suaminya mengusahakan membahagiakan suaminya dengan menghidangkan makanan dan juga menyiapakan seragam yang rapi bila suaminya hendak pergi kemana-mana . meskipun suamainya kelihatan lebih condong ke yang muda .

Hari-demi hari telah terlalui tanpa ada rasa benci kepada suami , singkat cerita Umi Munawwaroh dipanggil yang kuasa .dan beliau dikembumikan di pemkaman setempat .

Bahruddin tak kepalang sedihnya berpisah dengan istri yang tabah dengan ia sering terniang mengenang sosok istrinya Umi munawwaroh yang penyabar , dengan kepergian Umi tersebut bahruddin kini menjalani hidup dengan kupu-kupu mudanya . Dan istri mudanya tidak lagi menyimpan rasa kesal  dia merasa bebas dengan Bahruddin namun 8 tahun terhitung kesenangan Bahruddin bersama istri mudanya terhenti sebab ajal bahruddi sudah tiba.
Dengan meninggalnya Bahruddin anak-anaknya dan masyakat setempat sepakat menguburkannya ditempat Umi munwwaroh sebab pemakan sudah padat  dan prediksinya 8 tahun munkin yang hanya tersisa hanya tulang-belulang kalau hanya tulang nantinya dipisahkan saja .
Penggalian kuburan mulai tanah galiannya tidak seperti biasa ini mudah dan ringan digalinyan dengan beberapa galian saja sudah dalam . 
Dikeasikan si Penggali mengayunkan cangkulanya tiba-tiba mereka dikagetkan dengan kain putih  yang masih utuh dan keliatan baru , dengan rasa was-was mereka memperjelasnya ternyata setelah diliahat dengan seksama benar itu kain kapan Umi munawwroh belum rusak dan jasad Umi munawwaroh masih utuh seperti yang masih baru di kubur . lalu mereka membatalkan penggalian tersebut dan pindah tempat . masyaallah orang yang soleh dan mau menerima hukum Allah dengan rido maka akan diselamatkan di dunia dan akhirat wallohu'alam sumber cerita ini dari kiai di tempat ku . 

Doa terhadap yang Wafat ?

 Doa untuk yang Meninggal
Nasib malang menimpa Samsudi ayahnya wafat ,sebgai anak yang tau agama Samsudin mengurus pemandian ayahnya dari mulai memeandiakn sampai menguburkan , di saat penguburan di Desanya selalu ada pemabacaan doa terhadap yang wafat/meninggal dan munkin ini disebut talqinul Mayyit . Samsudin sangant benci dengan talqin dia perpendapat berdoa untuk orang yang sudah meniggal tidak ada gunanya sama sekali , harga mati gak boleh ditawar alias sia-sia
Dipenghujung pemakaman Ustaz setempat menghalau masyarakat yang hadir agar mendekat dan membacadoa bersam-sama sebagai mana biasanya yang mereka lakukan layaknya umat muslim . tapi berbeda dengan Samsudin digeregatan , karena tidak kuat menahan gejolak secara sepontalistas keluar dari bibirny " hai semua yang hadir , bapak ku telah tenang jangan kalian ribut , pulang kalian semua ketempat masing-masing  "
masyarakat bingung nurut anak ingusan atau ustaz ? 
dengan nada lembut ustaz menanyakan " kenapa kamu suruh kami pulang nak " 
dengan tegas di jawab " berdoa untuk yang sudah meninggal tidak ada gunanya lagi pak ustaz , hanya sia-sia mendingan kiata ngopi dirumah dari pada mengerjakan hal yang sia-sia buat ayah ".
" o gitu ya " kata pak ustaz
" iya jawab " samsudin
pak ustaz menanya " gak percayakah kamu doa kita ada manfaatnya untuk ayah mu yang telah dikubur ini ? "
" gak percaya sama sekali pak ustaz " jawabnya kesal.
langsung di sambit pak ustaz " kalau iya kamu percaya gak ada manfaatnya buat ayahanda kita , saya akan ajak masyarakat yang hadir ini mendoakan ayah mu disiksa dan disempitkan kuburannya , gimana nak kamu setuju  "
samsudi tambah kesal langsung ngomong " loh kok gitu ustaz lo gila kali " ( gak sopan amat sama ustaz )
" kan gak ada manfaatnya kata kamu doa untuk yang sudah mati " jawab pak ustaz denga tenang..
Samsudin diam dan malu tak berkokok , karena memang bukan ayam jalu..
kisah islam ini benar pernah ada tapi tokohnya diganti